Senin, 14 Oktober 2013

BERPIKIR.

Nats : Roma 12:2-3 
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Berpikir adalah berbicara dengan diri sendiri (self-talk). Kita dapat berbicara dengan diri sendiri dengan penuh kebebasan. Ketika berbicara dengan orang lain, orang lain dapat menghentikan pikiran kita. Misalnya, bila kita merasa malu, ditolak, atau ditegur. Tetapi tidak ada orang lain yang mengetahui pikiran kita. Kita dapat berpikir setinggi langit atau sejauh dasar bumi. Hanya kita sendiri yang dapat mengontrol pikiran kita.

Bagaimana kita dapat berpikir dengan efektif? 

1. Think deeply. 
Kita perlu belajar untuk berpikir secara mendalam. Berpikir secara mendalam berarti memikirkan perkara yang penting dalam hidup seperti perkara rohani. Banyak orang mengesampingkan perkara rohani walaupun perkara rohani lebih penting daripada perkara jasmani. Orang yang bijaksana adalah orang yang berpikir secara mendalam tentang hidupnya.

2. Think creatively. 
Kita perlu belajar untuk berpikir kreatif. Jangan hanya menerima atau mengikuti pendapat orang lain. Kembangkan daya pikir yang kritis dan kreatif. Jangan takut untuk mengajukan pertanyaan.

3. Think differently. 
Kita perlu terbuka pada perubahan. Cara hidup dan kebiasaan yang kurang baik perlu diubah sehingga kehidupan kita bisa menjadi lebih efektif.

Think deeply. Think creatively. Think differently.

Kesehatan Emosi

Nats : Amsal 14:30 
Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang.

Kesehatan emosi dapat mempengaruhi kesehatan tubuh kita. Kitab Amsal berkata bahwa hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang. Luka jiwa yang tidak diatasi dengan baik dapat menjadi psikosomatik (penyakit yang berhubungan dengan gangguan emosi atau jiwa).

Bagaimana kita dapat meningkatkan kesehatan emosi kita? Kita perlu waspada dengan perasaan hati kita. Janganlah takut untuk menggali perasaan kita secara lebih dalam. Perasaan adalah tanda (alarm) yang ebrharga, yang dapat menunjukkan bagian hidup kita yang memerlukan perhatian khusus. Tendensi manusia adalah menutupi perasaan sakitnya. Ada yang menutupinya dengan rokok, alkohol, makanan, televisi, bekerja secara kompulsif, dan lain-lain. Kita perlu berteman dengan perasaan kita dan mempelajarinya.

Di samping itu, kita juga perlu membuat tujual (gol) bagi hidup kita. Tujuan menjauhkan kita dari kebosanan hidup. Tujuan meningkatkan rasa tanggung jawab dan semangat hidup kita. Seperti magnet, tujuan akan menarik orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Emosi yang sehat memperkuat tubuh dan menopang kehidupan Anda.

Allah Bekerja

Nats : Roma 8:28 
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Roma 8:28 mengatakan bahwa Allah turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi setiap orang yang mengasihi Dia. Ayat ini sungguh menguatkan bagi orang Kristen sebab Allah menyertai setiap pergumulan hidup kita untuk mendatangkan kebaikan bagi kita.

Allah bekerja dalam hidup kita ? Ada 3 cara :
1. Intervension (Intervensi) 
Allah dapat bekerja dalam hidup kita melalui intervensi ilahi. Banyak orang menerima mukjizat kesembuhan melalui intervensi Tuhan. Contoh yang baik yaitu ketika bangsa Israel keluar dari Mesir dan dikejar oleh tentara Mesir, Tuhan mengintervensi dengan membelah laut merah sehingga bangsa Israel dapat menyeberang dengan selamat.

2. Cooperation (Kooperasi) 
Tuhan bekerja sama dengan kita. Dia mau memakai kita untuk menjadi partner kerjaNya. Misalnya Tuhan bekerja sama dengan Musa untuk mengeluarkan bangsa Israel dari penjajahan Mesir.

3. Inner Action (Allah bekerja di dalam kita) 
Tuhan mengijinkan kita melalui penderitaan atau pergumulan untuk menguatkan dan membuat sesuatu yang indah. Misalnya, Joni Eareckson Tada, yang lumpuh dari leher ke bawah akibat kecelakaan, tidak menerima mukjizat kesembuhan. Tetapi melalui tragedi ini, Tuhan memakainya menjadi saksi bagi seluruh dunia. Joni memulai pelayanannya, "Joni and Friends", yang menjangkau orang-orang cacat.

Bagaimanapun cara Tuhan menyentuh kehidupan kita, tujuannya adalah untuk mendatangkan kebaikan bagi kita.

Pikiran Positif

Nats : Filipi 4:6 
Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

Katakan Anda akan melakukan blind-date. Anda mendengar hal-hal yang baik tentang orang yang hendak Anda temui. Ketika Anda mendekatinya, Anda tersenyum karena Anda berharap kalian dapat saling menyukai. Senyuman And membuat dia merasa tenteram, dan sekarang ia pun memiliki harapan yang sama. Ia balas tersenyum, lalu kencan Anda berjalan lancar.

Bayangkan jika dari awal Anda memiliki ekspektasi kurang baik, dan Anda mendmui dia dengan menampakkan kerutan di dahi dan tatapan tidak tertarik. Kalau sudah begitu, tidak heran jika blind date Anda akan berantakan, walaupun sebenarnya Anda berdua bisa saja cocok. Nampaknya, ini seperti hal biasa saja, hanya senyuman, tapi itulah keindahannya. Pikiran positif cenderung mengarah pada hasil positif. Itulah yang disebut dengan self-fulfilling prophecy, yang berarti terjadilah seperti yang Anda imani.

Kalau Anda takut mengalami sesuatu, kekhawatiran akan sesuatu, justru itu yang akan terjadi. Karena sadar atau tidak, Anda akan melakukan tindakan yang negatif, manifestasi dari pola pikir dan perasaan negatif itu. Tindakan yang negatif sudah tentu akan membawa hasil yang negatif. Hasil negatif akan direspons negatif oleh orang lain. Hal itu hanya akan merugikan diri Anda sendiri. Semoga pelajaran yang saya dapat dari sebuah situs ini bisa mengingatkan kita untuk lebih waspada terhadap apa yang kita pikirkan. Terutama di saat kita mulai merasa kuatir.

Anda adalah apa yang Anda pikir!

Pilipi 4:8, Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
 

Selasa, 08 Oktober 2013

PAHLAWAN YANG LUAR BIASA

Nats: Hakim-hakim 2:16 
"Tuhan membangkitkan hakim-hakim, yang menyelamatkan mereka dari tangan perampok itu"

Kitab Hakim-hakim adalah kisah tentang umat Allah yang mengabaikan perkara rohani dan memberontak. Setelah kematian Yosua dan rekan-rekan sezamannya, generasi selanjutnya "meninggalkan Tuhan, Allah nenek moyang mereka ... lalu mereka mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa di sekeliling mereka" (Hakim 2:12).

Tampaknya sulit untuk menemukan pahlawan iman di tengah catatan yang buruk tentang kesetiaan ini, tetapi ternyata ada empat pahlawan iman dari zaman Hakim-hakim. Gideon, Barak, Simson, dan Yefta (Hakim ps. 4 – 16) disebutkan dalam Perjanjian Baru didalam kitab Ibrani 11:32, “Dan apakah lagi yang harus aku sebut? Sebab aku akan kekurangan waktu, apabila aku hendak menceriterakan tentang Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud dan Samuel dan para nabi”,

Bersama dengan Nuh, Abraham, Musa, dan orang-orang terkemuka lainnya, mereka dipuji karena iman mereka.

kitab Hakim-hakim jujur memperlihatkan bahwa orang-orang ini sebagai orang TERCELA, yang kemudian MENANGGAPI PANGGILAN ALLAH selama masa kegelapan rohani melanda kebudayaan mereka. Di dalam Alkitab, mereka dihormati karena iman, bukan karena kesempurnaan mereka. Mereka adalah para penerima kasih karunia Allah sama seperti kita.

Dalam setiap generasi, Allah memunculkan orang-orang yang setia terhadap Dia dan firman-Nya. Ukuran hidup mereka dan hidup kita bukan karena tidak pernah gagal, tetapi karena menerima pengampunan penuh kasih dari Allah dan memiliki iman untuk menaati panggilan-Nya. Semua pejuang Allah adalah pahlawan yang luar biasa.

IMAN DI DALAM KRISTUS DAPAT MENJADIKAN ORANG BIASA MENJADI PAHLAWAN YANG LUAR BIASA

A Simple Path










































Sabtu, 05 Oktober 2013

PAHLAWAN TAK DIKENAL

Nats : 1 Samuel 30:13
Kemudian bertanyalah Daud kepadanya: "Budak siapakah engkau dan dari manakah engkau?" Jawabnya: "Aku ini seorang pemuda Mesir, budak kepunyaan seorang Amalek. Tuanku meninggalkan aku, karena tiga hari yang lalu aku jatuh sakit.

Alkitab mengisahkan banyak peristiwa yang terjadi berkat pertolongan orang-orang yang NAMAnya TIDAK DISEBUTKAN. Dalam 1 Samuel 30, kita membaca mengenai tentara Daud yang menemukan seorang pemuda yang ditinggalkan oleh pasukan tentara musuh. Budak Mesir tersebut tidak disebutkan namanya, namun ia telah memberi informasi penting bagi Daud sehingga dapat menyelamatkan keluarganya.

Saya juga teringat akan seorang anak yang roti dan ikannya telah dilipat gandakan secara ajaib oleh Yesus untuk memberi makan ribuan orang ( Yohanes 6:9 ), pemilik dari keledai yang ditunggangi Yesus untuk memasuki Yerusalem ( Lukas 19:33 ), dan pemilik rumah tempat Yesus dan murid-murid-Nya makan Paskah ( Lukas 22:11 ). Lalu ada pula seorang anak muda yang telah menyelamatkan nyawa Paulus (Kisah Para Rasul 23:16-22).

Dalam kehidupan kita ada banyak pula ORANG TAK DIKENAL, yang namanya tidak pernah diberitakan ataupun dipuji orang. Banyak orang telah berdoa dengan setia, rela berkorban, dan sabar menanggung penderitaan bagi Kristus. Tak terhitung sudah berapa banyak ibu yang tanpa mengharap pujian telah memperhatikan keluarganya. Demikian pula dengan orang-orang yang dengan berani bersaksi tentang Kristus kepada rekan kerja atau tetangga mereka. Mungkin mereka memang tidak dikenal dan tidak dipuji di dunia ini, tetapi di surga kelak yang terakhir akan menjadi yang terdahulu ( Matius 19:30 ).

Bersabarlah, hai PAHLAWAN yang TAK DIKENAL orang. Sebab Ganjaran dari Allah telah menantimu !

JAUH LEBIH BAIK MENJADI ORANG SETIA DARIPADA ORANG TERKENAL