Jumat, 06 Februari 2015

HIDUP dan MATI

Hidup adalah Sebuah Kesempatan dan Mati adalah Sebuah Penentuan. 

"Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya." 
(Pengkhotbah 3:1).

"Sebab itu orang yang berakal budi akan berdiam diri pada waktu itu, karena waktu itu adalah waktu yang jahat." (Amos 5:13).

"dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat." (Efesus 5:16).

"Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada." (Kolose 4:5).

"Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu." 
(Wahyu 3:3).

Oleh sebab itu pergunakanlah waktumu yang ada, sebaik dan sebijaksana, selagi ada kesempatan kita masih hidup !!!....
Kiranya Tuhan menolong kita semua..

Pf. 25 November 2013

Rabu, 04 Februari 2015

Cerita Puisi

Pf. 7 Desember 2013
RUMAH SINGGAH

Mungkin namaku rumah singgah.
Cukup "sederhana" yang bisa mendeskripsikan aku.
Tanpa "istimewa" yang mengekor.
Tak seperti gedung pencakar langit,
Yang menjulang jauh diatasku.
Aku tenggelam di lautan seribu bayangan.
Bayang bangunan megah-megah mendekap.

Pf. 5 Desember 2013
MELAYANI ?

Jika kita membiarkan-Nya,
Ia akan menggunakan bibir kita untuk menyebarkan kebenaran,
Cara hidup kita untuk menunjukkan jalan,
dan cinta kita untuk memberi sesama sebuah kehidupan.

Dan pekerjaan-pekerjaan-Nya akan diselesaikan
Kita akan lebih jauh melewati apa yang telah Ia lakukan
Didalam tiga tahun-Nya yang singkat
Pelayanan bagi SESAMA.

Banyak orang kelaparan diberi makan,
Banyak orang sakit disembuhkan,
Banyak buku akan ditulis.

YOHANES 14:11-12
Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;

Damai Seperti Sungai yang Tak Pernah Kering

Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti. (Yesaya 48:18)

Damai sejahtera yang diberikan Allah kepada kita adalah seperti sebuah sungai – bukan kolam. Sungai mengalirkan air yang hidup dari hulu-hulu pegunungan. Selama sumbernya tidak kering, sungai akan terus mengalir tanpa henti sepanjang tahun; air di dalam kolam tidak mempunyai sumber air dan pada akhirnya akan kering apabila musim kemarau tiba. Allah adalah sumber damai sejahtera kita, dan orang-orang yang menaati perintah-perintah-Nya, damai sejahtera seperti sungai akan terus mengalir dari gunung Allah.
Bendungan mungkin dapat dibangun untuk menampung air dari sebuah kolam, tetapi tidak demikian halnya dengan sungai. Sungai terus mengalirkan air dari sumbernya di pegunungan; walaupun membangun bendungan yang paling kokoh sekalipun, banjir masih dapat terjadi. Damai sejahtera yang Allah berkatkan kepada kita bukanlah air yang diam, tetapi adalah air yang hidup. Karena Allah telah menjanjikan damai sejahtera kepada kita, kita harus mempunyai iman untuk percaya bahwa tidak ada yang akan dapat membendungnya.

Orang selalu ingin menikmati damai sejahtera, yang juga merupakan lambang kasih karunia Allah. Tetapi pertama-tama kita harus memahami bahwa Allah menghendaki umat manusia untuk taat kepada perintah-perintah-Nya, begitu juga kita. Kasih karunia Allah akan turun bersamaan dengan ketaatan kita pada Firman-Nya, karena “mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan”. Apabila kita keras kepala dan terus melanggar perintah-Nya, adilkah Allah apabila Ia terus memuaskan kebutuhan kita?
Menaati firman Allah tidak hanya menuju kepada damai sejahtera seperti sungai yang terus mengalir, tetapi juga menuntun kita kepada kemenangan seperti ombak di laut. “Kebenaran” menunjuk kepada “kemenangan dalam Yesus”. Seperti ombak di lautan, kebenaran Kristus mengalir seperti kekuatan yang tidak berujung di lautan, apabila kita taat kepada-Nya. Pada akhirnya, kekuatan ombak yang menaklukkan akan menjadi sebuah kidung kemenangan yang menggema di udara.

Allah menghendaki kita untuk taat kepada perintah-perintahnya senantiasa, bukan sekali-sekali. Kita menginginkan damai sejahtera seperti sungai yang tidak pernah kering dan kemenangan seperti ombak di lautan dari Allah – mulia dan kekal. Selama kita tunduk dan taat pada firman-Nya dan tetap setia dalam ketaatan kita, Allah sudah barang tentu akan membawakan apa yang kita perlukan untuk sampai di sana.

Pengampunan

Nats: Markus 11:25-26
Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu." Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di sorga juga tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu.
Nelson Mandela di penjara selama 27 thn oleh lawan politiknya. Ketika Mandela keluar dari penjara dan kemudian berhasil menjadi presiden Afrika selatan, dia tidak dikuasai KEBENCIAN dan tidak ada niat untuk balas dendam terhadap lawan-lawan politiknya yang dulu memenjarakannya, bahkan dia menolak usul dari panglima tentaranya untuk menangkap lawan-lawan politiknya. _ Nelson Mandela mengajarkan bagaimana membalas kejahatan dengan kebaikan; dan kebencian dengan kasih.

Apa yang kita lakukan ketika kita sudah begitu dilukai oleh seseorang dan kini kita memiliki kesempatan untuk balas dendam? Mampukah kita mengampuni? Jika kita ingin menjadi orang BESAR, kita harus memiliki HATI dan JIWA yang besar.

Ini ditunjukkan melalui SIKAP kita yang mau mengampuni orang-orang yang telah menyakiti kita.
"Memaafkan memang tidak bisa mengubah apa yang sudah terjadi di masa lalu, namun akan melapangkan jalan kita ke masa depan. " Fakta yang telah dialami oleh Nelson Mandela. Dia dihormati bukan hanya bangsanya tetapi juga banyak bangsa.

Kebencian dan sikap tidak mau mengampuni sebenarnya sedang menutup jalan untuk masa depan kita sendiri, dan menutup pintu BERKAT kita. Ketika kita MENGAMPUNI, kita sedang membuka jalan yang lapang untuk MASA DEPAN kita dan terutama sedang membuka kran PENGAMPUNAN dari TUHAN atas segala dosa dan kesalahan kita sendiri...
Orang yang paling diuntungkan ketika kita mengampuni adalah diri kita sendiri, bukan orang yang kita ampuni tsb. "PENGAMPUNAN adalah HADIAH terbaik yang bisa kita berikan kepada diri kita sendiri ..... "Jesus my Lord bless all of us with the power to forgive! Haleluyah! ´

Pertanyaan Natal

Natal adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh umat Kristen di seluruh dunia karena merupakan hari lahir Sang Juru Selamat manusia.

Dalam Natal yang kita rayakan setiap tahunnya, apa makna yang dapat kita renungkan? Jika Tuhan rela hadir ke dunia untuk menebus dosa manusia, sudahkah Allah lahir di dalam setiap hati kita?

Apakah kita sudah mengikut Yesus dengan kesungguhan hati dan menjadikan-Nya pusat dari semua perayaan Natal kita? Pada Natal tahun ini, marilah kita kembali merenungkan makna Natal di hati kita masing-masing.

Banyak Mukjizat Terjadi

Tuhan Engkau ajaib bagiku
Tak ada yang tak mungkin bagiMu
Kau yang tlah berfirman dan semuanya jadi
Tuhan Engkau ajaib bagiku

Tuhan Engkau ajaib bagiku
Tak ada yang tak mungkin bagiMu
Smua yang kusaksikan perbuatan tanganMu
Tuhan Engkau ajaib bagiku

Sungguh ku percaya tiada yang mustahil
Mujizat masih ada dalam hidupku
Sembuhkan sakitku pulihkan jiwaku
Mujizat masih ada bagiku

Banyak mukjizat terjadi dalam kehidupan orang percaya, baik disadari ataupun tidak.
Dapat bangun dan beraktivitas setiap hari dengan tubuh sehat dan segar, merupakan salah satu contoh mukjizat yang kita alami setiap hari.

Namun sayangnya, hal tersebut sering kita remehkan karena menganggapnya "biasa saja" dan bukannya "luar biasa". Mukjizat sesungguhnya tidak harus selalu terjadi melalui hal-hal yang besar dan mencengangkan karena pertolongan Tuhan terjadi di setiap detik dan menit kehidupan kita.

Hidup dan kehidupan yang kita alami adalah pertolongan Tuhan, dan anugerah keselamatan yang sudah dicurahkan-Nya 2000 tahun lalu adalah mukjizat terbesar yang pernah terjadi dalam kehidupan kita.

Nyanyian, Suatu Doa

Mazmur 42:9
TUHAN memerintahkan kasih setia-Nya pada siang hari, dan pada malam hari aku menyanyikan nyanyian, suatu doa kepada Allah kehidupanku.

Dalam kegelapan malam yang pekat, gunung yang menjulang tinggi sekalipun tidak dapat terlihat, walau sebenarnya ia ada.
Demikianlah kasih setia Tuhan….Dalam masa-masa gelap, sulit bagi kita untuk bisa melihat / merasakan kehadiran Tuhan.

Tapi sesungguhnya, IA tidak pernah beranjak, tidak pernah bergeser.
Tuhan itu setia, IA gunung batu perlindungan yang teguh yang tak pernahmeninggalkan orang yang di kasihNya. Di pagi yang cerah maupun di malam yang gelap, IA TETAP ADA dan Selalu Ada.