Selasa, 04 September 2012

UNTUK MAMA DAN PAPA

Nats: AMSAL 22:6 Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu__

PENTING untuk diketahui oleh semua MAMA & PAPA :
Menurut Psikolog Laksmi Andhiyani Setiawan,S.Psi, ada 13 permintaan yang tak terucap dari anak-anak, yakni :
  1.   Cintailah aku sepenuh hatimu..
  2.   Aku ingin jadi diri sendiri, maka hargailah aku..
  3.   Cobalah mengerti aku dan cara belajarku..
  4.   Jangan marahi aku di depan orang banyak..
  5.   Jangan bandingkan aku dengan Kakak & Adikku..
  6.   Bapak Ibu lupa, aku adalah foto copy-mu..
  7.   Kian hari umurku kian bertambah, maka jangan selalu anggap aku sebagai anak kecil..
  8.   Biarkan aku mencoba, lalu beritahu bila aku salah..
  9.   Jangan membuat aku bingung, maka tegaslah padaku..
  10.   Jangan ungkit-ungkit kesalahanku..
  11.   Aku adalah LADANG PAHALA/BERKAT BAGIMU..
  12.   Jangan memarahiku dengan mengatakan hal-hal buruk, bukankah apa yang keluar dari mulutmu adalah doa bagiku?..
  13.   Jangan melarangku hanya dengan mengatakan "JANGAN", tapi berilah penjelasan kenapa aku tidak boleh melakukan sesuatu..
Kiranya informasi ini bermanfaat buat para MAMA dan PAPA untuk membuka diri agar lebih memahami dan mengerti mereka.

THE A TEAM

Nats: 1 Tawarikh 24:3; Efesus 4:11,12
“Daud, bersama-sama Zadok dari bani Eleazar dan Ahimelekh dari bani Itamar, membagi-bagi mereka menurut jabatan mereka dalam penyelenggaraan ibadah” (1 Tawarikh 24:3)

Anda ada seorang penggemar sepak bola? Tahu cara bermain sepak bola yang benar? Atau anda ingat bagaimana saat anda masih kecil dan bermain sepak bola di sekolah tanpa ada siasat dan teori. Yang penting kejar bola…!

Aturan dalam sepak bola sebenarnya amat ketat. Seorang kiper atau penjaga gawang tidak mungkin maju sebagai penyerang, atau seorang penyerang tidak mungkin santai di barisan belakang dan hanya berkutat di belakang saja, ini sepak bola bung! Jadi harus ada aturan bagi para pemain. Karena itu dalam sepak bola kita menemukan istilah penyerang, pemain belakang atau kiper, masing-masing mempunyai tugas sendiri-sendiri.

Gereja sebenarnya adalah sebuah tim yang hebat. Masing-masing mempunyai tugas masing-masing. Ada pengkhotbahnya, ada pemimpin pujiannya, ada anggota paduan suaranya, bahkan ada yang khusus membawa pengumuman. Perhatikanlah bagaimana mereka bekerja sama dalam menyelenggarakan suatu peribadahan.

Alkitab juga secara tegas mengatakan, “Dan lalah yang memberikan rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus” (Efesus 4:11,12).

Menarik sekali bila kita cermati bagaimana Allah menempatkan masing-masing orang dalam jabatannya supaya saling bekerja sama dalam rangka pembangunan tubuh Kristus. Sayangnya gereja Tuhan banyak yang belum memahami akan hal ini. Sebab kedudukan sebagai pengkhotbah masih menjadi favorit di kalangan pelayan Tuhan. Tetapi pertanyaannya apakah mereka semua di panggil menjadi seorang pengkhotbah?
Seorang anggota paduan suara tidak perlu iri dengan pemimpin pujian atau seorang pemimpin pujian tidak perlu iri dengan pengkhotbahnya, kita masing-masing mempunyai tugas sendiri-sendiri.

Marilah kita siapkan diri kita untuk menjadi "Team yang hebat" ........ IMANNUEL.

POTENSI DALAM DIRI

Nats: 1 Tawarikh 26:31; bandingkan dengan Matius 25:28-30
“Dari orang Hebron adalah Yeria yang menjadi kepala. Tentang orang Hebron, mengenai keturunan dan puaknya, dalam tahun keempat puluh zaman pemerintahan Daud diadakan penyelidikan tentang mereka dan ternyata, bahwa di antara mereka ada pahlawan-pahlawan yang gagah perkasa di Yaezer-Gilead” (1 Tawarikh 26:31).

Kadang kita tidak tahu akan potensi seseorang bila tidak diadakan penyelidikan lebih dalam. Itu juga yang terjadi pada masa Daud. Rupanya rakyat Daud sendiri menyimpan potensi yang luar biasa setelah diadakan penyelidikan. Dan bagi Daud jelas orang-orang seperti ini amat dibutuhkan dalam kerajaannya.

Saya ingin anda memusatkan perhatian pada potensi yang anda miliki. Mungkin selama ini anda dianggap “underdog” karena tidak ada potensi yang dapat dibanggakan. Sebenarnya masing-masing dari kita mempunyai potensi yang tersembunyi. Namun sayangnya anda tidak mau menyelidikinya. Anda hanya menerima nasib saja tanpa mau berusaha untuk menggali dan menyelidiki kemampuan itu.

Dalam bukunya, The Wonders of the Word of God (Keajaiban-Keajaiban Firman Allah), penginjil Robert L. Summer menceritakan seorang pria dari kota Kansas yang terluka parah karena sebuah ledakan. Wajahnya sulit dikenali lagi, dan ia kehilangan sepasang mata serta kedua tangannya. Sebenernya dia baru saja menjadi orang Kristen. Kehilangan kedua matanya merupakan pukulan yang amat berat baginya, karena ia tidak dapat lagi membaca Alkitab.

Lantas ia mendengar sebuah berita bahwa seorang wanita di Inggris yang dapat membaca huruf Braille (system huruf yang dapat dibaca melalui rabaan) dengan menggunakan bibirnya. Dengan penuh harapan untuk bisa melakukan hal yang sama, pria ini mencoba membaca Alkitab berhuruf Braille dengan bibirnya. Namun sekali ini ia kecewa lagi karena syaraf yang ada di bibirnya juga tidak berfungsi.
Suatu hari, ketika ia sedang mencoba “membaca” lembaran-lembaran huruf Braille itu dengan bibirnya, tiba-tiba lidahnya tanpa disengaja merasakan huruf-huruf itu. Seperti kilat menyambar di dalam pikirannya, lalu ia mempunyai ide untuk belajar menggunakan lidahnya membaca Alkitab berhuruf Braille.
Saat Summer sedang menulis bukunya ini, manusia yang mencintai Firman Allah itu telah “membaca” seluruh Alkitab sebanyak 4 kali!

Renungkanlah apa yang menjadi keputusan dari sang pemberi talenta dalam Injil Matius 25:28-30 dibawah ini :
25:28 Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
25:29 Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
25:30 Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

Orang yang menyelidiki kemampuannya akan menemukan potensi yang amat besar.

JIKA TIDAK HANCUR

Nats: Kejadian 32:24-25
"Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing. Ketika orang itu melihat, bahwa ia tidak dapat mengalahkannya, ia memukul sendi pangkal paha Yakub, sehingga sendi pangkal paha itu terpelecok, ketika ia bergulat dengan orang itu."

Karakter dan kepemimpinan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan apabila seseorang ingin menjadi pemimpin. Kepemimpinan bukan hanya berbicara hal-hal di luar diri Anda, tetapi juga hal-hal yang ada di dalam diri Anda.

Yakub adalah tokoh nyata di dalam Alkitab yang diajar Tuhan dalam soal karakter. Dari semula Yakub mempunyai pengaruh yang besar. Tidak peduli apa yang dilakukannya atau ke mana ia pergi, ia menggugah segala sesuatu.

Ia adalah orang yang kaya, kuat, berpengaruh, dan diberkati dengan keluarga besar sehingga mengira bahwa dirinya mempunyai segala sesuatu. Tetapi, seorang pemimpin yang mencari jalan dan keuntungannya sendiri tidak dapat menjadi sebuah alat yang efektif dalam tangan Allah. Allah harus menghancurkan Yakub untuk membuatnya berguna.

Dalam proses penghancuran, Yakub yang arti namanya adalah "si penipu" diubah Allah menjadi Israel yang berarti "pahlawan Allah". Dia ingin Yakub memusatkan pelayanan-Nya kepada Allah bukan diri sendiri.

Para pemimpin alami sering perlu dihancurkan. Anggaplah kemampuan alami Anda untuk memimpin sebagai karunia dari Allah, tetapi karakter Anda adalah suatu pemberian kepada Allah. Ingatlah: Setiap kali Anda ditekan kesukaran, Anda sedang dipersiapkan, seperti Yakub, untuk melayani Allah dan memimpin orang lain dengan lebih baik lagi.

Ujian kepemimpinan yang sejati adalah ketika karakter Anda dibentuk dan diubahkan Tuhan. Tidak ada yang lain !

IBADAH YANG SEJATI


Nats: Yohanes 4 : 20-24
4:20 Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah."
4:21 Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
4:22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kena
l, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.
4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

Orang Samaria dan Yahudi memiliki tempat penyembahan kepada tuhan mereka di tempat yang berbeda. Jika orang Samaria berpusat di Gunung Gerizim, maka orang Yahudi di bukit Moria, Yerusalem. Tata cara ibadah mereka pun berbeda. Orang Samaria tidak menggunakan kitab suci yang digunakan oleh orang Yahudi (39 kitab PL).

Dalam percakapannya dengan perempuan Samaria, Yesus mengajarkan perempuan cara menyembah yang benar. Bukan di gunung, tetapi menyembah Bapa dalam Roh dan kebenaran, sebab Dia adalah Roh (Yoh 4:24)

Menyembah dalam Roh. Penyembahan yang berkenan adalah menyembahNya dalam Roh, yaitu menyembah Dia dengan kesungguhan, penuh kasih, kesetiaan, ketaatan, dan penyerahan diri yang total. Firman Tuhan mengajarkan Anda untuk mengasihi Dia dengan segenap hati, jiwa, dan akal budi. Saat Anda datang kepada Tuhan dengan segenap hati, jiwa, serta akal budi, sesungguhnya kita sedang menyembah Dia dalam roh.
Menyembah dalam Kebenaran. Menyembah Tuhan dalam kebenaran artinya, hidup kita senantiasa bersesuaian dengan Firman Tuhan, karena Firman Tuhan adalah kebenaran.
Jadi jika Anda hidup seturut kehendak Tuhan dan berserah diri kepada Tuhan maka Anda sudah menyembah Tuhan dalam Roh dan Kebenaran.

Yohanes 17:17, Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

BERHENTI BERSIKAP AGAMAWI


Nats: II Korintus 5:21
"Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah."

Ketika Anda dilahirkan baru, Anda tidak setengah dilahirkan baru atau seperempat benar. Anda dijadikan kebenaran Tuhan dalam Kristus! Anda dijadikan "sewaris dengan Kristus." Menurut Konkordansi karangan Strong kata "sewaris" (joint-beir) mengacu pada persamaan pribadi yang dilandasi persamaan pemilikan.

Yesus pergi ke Salib untuk memberi Anda hal yang telah dimiliki-Nya. Dia bangkit kembali agar Anda diciptakan kembali menurut citra-Nya. Anda adalah kemenangan dari Tuhan Yang Mahakuasa! Anda lebih dari pemenang dalam Kristus Yesus. Di dalam Bapa, Anda adalah sama seperti Yesus. Yohanes 17:23 sebenarnya menyatakan bahwa Tuhan mengasihi Anda, seperti Dia mengasihi Yesus.

Begitu Anda berani menerima kenyataan itu, hidup Anda akan berubah selama-lamanya. Anda takkan puas lagi untuk hanya duduk-duduk saja merengek dan berharap agar segala sesuatunya berbeda. Anda akan melangkah untuk menempati kedudukan kewibawaan yang telah diberi Yesus kepada Anda, untuk mengambil tempat yang menjadi hak-hak Anda di sisi-Nya dan belajar berkiprah seperti Yesus. Sebagai umat-Nya, di hadapan Tuhan, kita sama seperti Yesus.

Jika Anda mau menerima pesan itu, dan jika Anda berani menerapkannya, itu akan mengubahkan hidup Anda secara mendasar. Itu akan mengantar Anda dari alam keagamaan menuju kenyataan !

Tuhan tidak menginginkan Anda berubah karena agama, tetapi karena Anda mengalami DIA dalam hidup secara pribadi

ADA DALAM RENCANA-NYA


Nats: Mazmur 139:13-18
139:13 Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.
139:14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
139:15 Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah;
139:16 mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satu pun dari padanya.
139:17 Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya!
139:18 Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir. Apabila aku berhenti, masih saja aku bersama-sama Engkau.

Jika kita hendak mengadakan suatu acara atau program maka hal pertama yang seharusnya kita lakukan adalah menyusun rencana kerjanya. Dengan adanya rencana, maka kita dapat melakukan berbagai persiapan dengan lebih mudah dan terarah hingga mencapai tujuan. Hal ini baik karena Allah sendiri menunjukkan sikap terebut pada kita.

Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa hidup kita DIRENCANAKAN OLEH ALLAH SENDIRI. Setiap detik kehidupan yang kita jalani sudah tertulis dengan jelas dalam rencana kerja-Nya. Ia menata kehidupan kita hari lepas hari hingga kita mencapai tujuan akhir yang Ia tetapkan bagi kita. Coba Anda bayangkan betapa berharganya diri Anda di hadapan Allah. Ia sudah memikirkan dengan sebaik-baiknya semua hal yang akan kita hadapi dan semua kejadian yang akan kita alami. Jika manusia membuat rencana, maka akan sangat banyak kemungkinan kita melupakan beberapa hal dan juga melakukan beberapa perubahan dari apa yang sudah direncanakan. Namun ketika Allah yang membuat rencana, maka kita dapat meyakini dengan pasti semuanya akan sempurna, dan tidak ada yang terlewatkan oleh-Nya.

Dengan keadaan seperti ini, masih adakah hal yang bisa membuat kita khawatir? Apakah masa depan? Pasangan hidup? Pekerjaan? Atau hal lainnya? Ingat, semua sudah direncanakan Allah dengan sempurna, dan tugas kita hanya tinggal mengikuti rencana-Nya.